Padang Dilanda Krisis Air Bersih Akibat Banjir Warga Terpaksa Tampung Air Hujan

Oleh : Sofia Nabila 24046094

Dokumentasi Asli Penulis

 

    Hujan deras yang mengguyur Kota Padang berdampak serius pada pasokan air bersih di sejumlah wilayah. warga mengeluhkan matinya aliran air dari Perumda Air Minum (Perumda AM) Kota Padang setelah banjir bandang merusak delapan intake utama perusahaan daerah tersebut. Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang semakin berdampak pada aktivitas masyarakat. Pasokan air dari jaringan distribusi yang beberapa hari terakhir tersendat membuat warga tidak punya pilihan selain menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan harian. Menurut keterangan warga setempat, krisis air ini telah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Debit air dari PDAM melemah hingga hampir tidak mengalir sama sekali.

Dokumen Asli Penulis

Di salah satu kawasan permukiman, warga terlihat menaruh ember, baskom, dan wadah besar di halaman rumah untuk menampung air hujan yang turun deras malam ini. Dalam foto yang beredar, beberapa ember tampak sudah mulai terisi air sementara hujan deras mengguyur area jemuran dan halaman rumah. Kondisi ini mencerminkan upaya warga untuk bertahan di tengah keterbatasan pasokan air bersih. 

Selain menampung air hujan, sebagian warga juga harus membeli air galon lebih banyak dari biasanya, sehingga menambah beban pengeluaran rumah tangga. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi gangguan distribusi air yang kian meresahkan. 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Antara Nilai dan Romansa : Cinta Mahasiswa UNP di Tengah Tumpukan Tugas

Revisi : Teknologi Datang, Peluang Tumbuh : Tukang Fotokopi UNP Tak Sekedar Bertahan

Tranformasi Pendidikan Kaum Perempuan di Indonesia: Kontribusi Historis Rahmah El Yunusiyah