Semua Orang Bisa Menyukai Senja, Tapi Tidak Semua Pantas Disebut Anak Senja
Keindahan Senja "Senja Bukan Sekedar Tren, Melainkan Jeda Bagi Jiwa" Beberapa tahun belakangan ini, istilah "anak senja" sering muncul di mana-mana. Dari sekedar memotret matahari sore dengan sedikit tambahan sentuhan kata-kata didalamnya, semua orang seolah ingin menggunakan label tersebut. Menurut kami, istilah tersebut sudah mulai kehilangan maknanya. Senja sekarang lebih sering dijadikan tren estetika daripada sebagai ruang renung, penyejuk hati yang sebenarnya. Kami berpendapat, Senja bukan sekadar warna jingga yang indah untuk diabadikan. Ia berupa pemberhentian, yang mengajarkan arti menerima Dan melepaskan. Banyak orang yang mengaku mencintai senja, tapi hanya sedikit yang memahami pesan dibalik cahayanya. Bagi kami, menyukai senja belum berarti menjadikan mereka anak senja . Ada perbedaan antara menikmati keindahan dan memahami makna dibaliknya. Istilah "anak senja" dulu menggambarkan jiwa-jiwa yang tenang , dalam dan peka terhadap makna hidu...